Sunday, May 20, 2012

Semen Penyerap CO2 Oleh British Engineer

semen-majarimagazine
Penemuan ini dapat menjadi salah satu cara untuk gas rumah kaca dari atmosfer kita. Sekarang, semen merupakan komoditas yang terbilang sangat besar, mencapai 2 milyar ton diproduksi tiap tahunnya diseluruh dunia, dan semen bertanggung jawab 5 persen dari emisi CO2 dunia. Hal yang sangat mengejutkan, pada tahun 2020 kebutuhan semen akan naik 50 persen dibanding tahun ini menurut Agricole sebuah Bank dari Prancis.
Pada proses pembuatan semen secara tradisional, semen menghasilkan gas rumah kaca dari proses pemanasannya dan proses memasak bahan baku seperti limestone (batu kapur). Pembakaran dan kebutuhan energi tersebut menghasilkan CO2. Dan sampai sekarang, belum ada orang yang mampu merubah fundamental pembuatan semen tersebut, hingga Nikolaos Vlasopoulos mengungkapkan hasil penelitiannya.
“Formula baru yang ramah lingkungan ini dapat merubah industri semen menjadi penyerap karbon yang baik,” kata kepala peneliti Novacem yang berbasis di London. Penelitian yang mendapat dukungan dari para pecinta lingkungan ini, menggunakan material berbeda untuk bahan dasar pembuatan semen. Novacem yang didirikan oleh Vlasopoulos dan rekan-rekannya di Imperial College London telah menarik perhatian perusahaan konstruksi besar seperti Rio Tinto Minerals, WSP Group dan Laing O’Rourke, dan banyak investor termasuk Carbon Trust.
Semen Novacem tersebut berbasis magnesium silikat dan tidak membutuhkan energi yang besar pada pemanasannya. Semen tersebut juga akan menyerap CO2 pada saat ia mengeras. Perusahaan ini pemulai Pilot Plant senilai £1.5m didanai oleh Technology Strategy Board, sebuah badan milik pemerintah UK. Bila sema berjalan lancar, Vlasopoulos memperkirakan produk Novacem akan ada di pasaran dalam lima tahun lagi. “Di UK perubahan iklim ini memaksa kita untuk mengurangi emisi CO2 dan seluruh sektor harus berperan didalamnya. Industri konstruksi harus bertanggung jawat penuh atas pengaruh lingkungan yang disebabkan oleh industri itu sendiri.” dikatakan oleh Jonathan Essex, seorang civil engineer konsultan Bioregional yang juga duduk dalam panel kepedulian lingkungan untuk Institusi Civil Engineers. Bila Novacem dapat membuat semen mereka dengan harga yang kompetitif,m langkah selanjutnya adalah menggunakan energi terbarukan untuk tungku pemanas agar dapat mengurangi lagi emisi CO2-nya.
Menurut Novacem, peroduknya dapat menyerap sekitar 0,6 ton CO2 setiap ton semen. Dapat dibandingkan dengan emisi karbon 0,4 ton setiap pembuatan semen standar. Sebelumnya telah ada beberapa usaha untuk membuat semen yang lebih ramah lingkungan, ada yang menggunakan tambahan aggregate pada campuran konsentratnya sehingga menggunakan semen yang lebih sedikit, akan tetapi belum mampu mengatasi permasalahan utama emisi CO2 proses pembuatan semennya. Usaha lainnya adalah dengan membuat campuran polimer tapi tetap tidak berpengaruh besar pada pasar.
Pembicara dari Asosiasi Semen British mengungkapkan keraguannya pada berbagai penelitian laboratorium untuk semen-semen jenis baru dan permasalahannya. “Realitanya terdapat ketersedian geologis dan distribusi globan dari sumber daya alam yang sesuai, disandingkan dengan besarnya validasi yang dibutuhkan untuk memastikan kesesuaian tujuan, membuat semen-semen tersebut sangat tidak sesuai sebagai alternatif yang realistis bahan bangunan.”
Vlasopoulos merespon bahwa magnesium silikat banyak sekali terdapat di seluruh dunia, sekitar 10.000 milyar ton tersedia menurut beberapa perkiraan. “Sebagai tambahan, proses produksi semen ini adalah alamiah secara kimia, artinya semen ini dapat menggunakan berbagai produk samping industri yang terdapat magnesium didalamnya.” Ia percaya bahwa material ini cukup kuat untuk digunakan sebagai bahan bangunan, tetapi ia mengakui bahwa untuk mendapatkan lisensi kebenarah hal itu membutuhkan waktu beberapa tahun percobaan.

Perbandingan: Semen Ecofriendly dengan Tradisional

Semen standar, biasa diketahui dengan Portland cement, dibuat dengan cara memanaskan batu kapur (limestone) atau tanah liat (clay) pada temperatur sekitar 1.500 C. Dari proses ini, pembakaran bahan baku tersebut melepaskan 0,8 ton CO2 setiap ton semen yang diproduksi. Ketika dicampur dengan air untuk digunakan sebagai bahan bangunan, setiap ton semen dapat menyerap 0,4 ton CO2, tapi tetap saja keseluruhan proses menyisakan emisi karbon 0,4 ton setiap ton semen.
Semen Novacem, yang masih belum dipatenkan, menggunakan magnesium silikat sehingga tidak menghasilkan CO2 dari proses pembuatannya. Proses produksinya juga berjalan pada temperatur yang lebih rendah yakni 650 C. Hasil akhir menunjukkan bahwa semen Novacem menghasilkan emisi CO2 sebesar 0,5 ton setiap ton semen. Akan tetapi, dengan formula Novacem ini, semen mampu menyerap CO2 lebih banyak, sekitar 1,1 ton. Sehingga proses keseluruhannya adalah carbon negative, mampu menyerap 0,6 ton CO2 dari udara setiap ton semen yang digunakan.
Sumber:
Guardian Enviromental Network

Wednesday, May 16, 2012

Produksi Paraxylene dan Terephthalic Acid

Paraxylene di PERTAMINA dihasilkan oleh Kilang Paraxylene PERTAMINA UP IV Cilacap. Kapasitas produksi kilang tersebut ialah 270.000 ton/tahun.

Xylene adalah hidrokarbon aromatik yang terdiri dari benzen yang berikatan dengan dua metil dan dapat diproduksi melalui reformasi katalitik naphta. Reformasi katalitik naphta menghasilkan campuran xylene yang terdiri dari paraxylene (p-xylene), ortoxylene (o-xylene), metaxylene (m-xylene), dan ethylbenzene. P-xylene adalah isomer yang bernilai jual paling tinggi karena dapat digunakan sebagai bahan baku pada produksi terephthalic acid pada pabrik polyester.

NBP Xylene
Masalah utama dari pemisahan p-xylene dari m-xylene dan o-xylene ialah dekatnya nilai titik didih ketiga senyawa tersebut yang menyebabkan sulitnya dilakukan distilasi sebagai metode pemisahan. Saat ini telah banyak berkembang teknik untuk memisahkan p-xylene dari kedua isomernya dan sejarah perkembangan teknik pemisahan tersebut diawali dengan kristalisasi. Teknik pemisahan melalui kristalisasi memiliki beberapa kekurangan yaitu hanya dapat dilakukan pada skala yang kecil dan reliabilitas alat-alat yang digunakan rendah. Teknik pemisahan lain yang berkembang ialah adsorpsi selektif. Saat ini, 90% produksi p-xylene dunia menggunakan teknik adsorpsi selektif.

IUPAC Cyclic

Pemisahan Paraxylene

  1. Kristalisasi
    CrystPXsm menerapkan teknik kristalisasi 2 tahap dan merupakan hasil pengembangan teknologi awal pemishan p-xylene dengan kristalisasi. Umpan yang berupa campuran xylene dialirkan ke kristalisator tahap pertama. Pada kristalisator tahap pertama terjadi penurunan temperatur sehingga p-xylene yang memiliki titik beku tertinggi membentuk kristal, sedangkan isomer lainnya tetap berfasa cair. Campuran cairan dan kristal tersebut kemudian dialirkan ke sentrifugator sehingga terjadi pengendapan kristal p-xylene membentuk slurry.
    Xylene Crystalization
    Cairan yang terdiri dari o-xylene dan m-xylene dialirkan ke isomerator untuk menghasilkan lebih banyak p-xylene, sedangkan slurry dialirkan ke kolom pelelehan. Pada kolom pelelehan, terjadi pemanasan sehingga kristal p-xylene meleleh. Kemudian, lelehan dialirkan ke kristalisator tahap kedua. Pada kristalisator tersebut kembali terjadi kristalisasi p-xylene. Setelah itu, campuran cairan dan kristal dialirkan ke sentrifugator dan kemudian slurry dialirkan ke bejana pelelehan. Beberapa perusahaan pengembang sejenis ialah BEFS Prokem, Raytheon, BP, Sulzer, dan Axens.
  2. Adsorpsi selektif
    Pada proses adsorpsi, p-xylene dan isomer-isomernya dialirkan ke bejana unggun tetap yang berisi molecular sieves yang secara selektif hanya mengadsorpsi p-xylene, sedangkan isomer-isomer lainnya tidak teradsorp dan dialirkan keluar dari bejana adsorpsi. Pelarut yang dapat diregenerasi dialirkan ke bejana adsorpsi dan berfungsi untuk melarutkan p-xylene yang telah teradsorp pada molecular sieves. Setelah proses adsorpsi, pelarut dipisahkan dari p-xylene dengan cara distilasi. Rafinat yang terdiri dari m-xylene dan o-xylene diisomerisasi untuk menghasilkan lebih banyak p-xylene. Teknik pemisahan p-xylene dari isomer-isomer xylene lainnya melalui proses adsorpsi selektif telah dikembangkan oleh Axen’s Eluxyl dan UOP’s Parex.

Paraxylene di Pertamina Indonesia

Paraxylene adalah senyawa hidrokarbon aromatic yang dihasilkan dari proses aromatisasi dari heavy naptha dalam unit platformer yang kemudian dipisahkan untuk memproduksi benzene dengan ekstraksi dan paraxylene dengan absorpsi. Paraxylene digunakan sebagai bahan baku untuk memproduksi PTA (pure terephthalic acid). Paraxylene di PERTAMINA dihasilkan oleh Kilang Paraxylene PERTAMINA UP IV Cilacap. Kapasitas produksi kilang tersebut ialah 270.000 ton/tahun. Kilang Paraxylene Cilacap didirikan pada tahun 1988 dan mulai beroperasi setelah diresmikan oleh Presiden pada tanggal 20 Desember 1990. Kapasitas total kilang ini adalah 590.000 ton/tahun dengan range produksi: paraxylene, benzene, LPG, raffinate, heavy aromate dan fuel gas/excess. Paraxylene adalah bahan baku untuk Plaju Aromatic Center dan dipasarkan untuk keperluan ekspor.
PERTAMINA ialah produsen PTA pertama di Indonesia dan sejak tahun 1986 telah memproduksi PTA di Kilang PERTAMINA UP III Plaju. Proses produksi dilaksanakan di Unit Terepthalic Acid melalui reaksi oksidasi paraxylene dengan udara yang dilanjutkan dengan reaksi hidrogenasi. Bentuk fisik PTA ialah bubuk/kristal putih yang tidak larut dalam air, chloroform, ether, dan asam asetat. PTA larut dalam alkohol dan alkali (NaOH, KOH), memiiki berat molekul 166.10, dan mudah terbakar.
Kapasitas produk PTA di PERTAMINA UP III Plaju ialah 225.000 ton/tahun. Kegunaan PTA antara lain ialah sebagai bahan baku utama pembuatan serat benang polyester untuk industri tekstil, bahan baku polyester chip, dan bahan baku polyester fibre yang kemudian digunakan sebagai bahan baku tekstil, ban, seatbelts, reinforcement, dan jaket tahan panas. PTA dapat juga digunakan untuk pembuatan botol PET (polyethylene terephthalate), PET film, dan juga polyester filament untuk bahan baku benang polyester.
Sumber: Arsip Pribadi, PERTAMINA, Wikipedia

Saturday, April 7, 2012

Alpukat dalam Tangki Bahan Bakar Biodiesel

Saat ini, hampir 80% kebutuhan energi dunia dipenuhi oleh bahan bakar fosil. Padahal, seperti kita ketahui, penggunaan bahan bakar fosil menimbulkan dampak yang negatif bagi lingkungan karena turut berkontribusi terhadap timbulnya global warming. Oleh karena itu, sudah saatnya kita melepaskan diri dari ketergantungan terhadap bahan bakar fosil dan mulai beralih ke bahan bakar alternatif. Salah satu bahan bakar alternatif tersebut yaitu biodiesel.
Biodiesel merupakan bahan bakar yang terdiri dari alkil ester rantai pendek yang diperoleh melalui trans-esterifikasi minyak nabati atau lemak hewan. Nama jarak pagar, malapari, sawit tentunya sudah familiar bagi kita sebagai sumber biodiesel yang populer di Indonesia saat ini. Namun, pernahkah teman-teman mendengar biodiesel dari alpukat? Buah yang sering kita konsumsi dalam bentuk juice atau potongan-potongan kecil dalam es campur.
Bagi penjaja es campur, mungkin biji alpukat hanya menjadi jatah keranjang sampah. Setelah dagingnya diambil, biji kemudian dibuang percuma. Namun beberapa tahun kedepan, biji Persea americana pasti bakal jadi rebutan. Minyak biji alpukat mengandung fatty acid methyl esters yang berpotensi sebagai bahan bakar alternatif: avocado biodiesel. Alpukat memiliki kandungan minyak yang cukup tinggi. Pada tabel di bawah ini akan ditunjukkan perolehan minyak/ha lahan dari beberapa tumbuhan.
TanamanPerolehan
[kg/ha]
Perolehan
[liter/ha]
keledai375446
jarak15901892
bunga matahari800952
alpukat22172638
kacang tanah8901059
sawit50005950
Dari tabel, dapat dilihat bahwa kandungan minyak alpukat lebih tinggi dibandingkan tanaman-tanaman seperti kedelai, jarak, bunga matahari, dan kacang tanah. Namun, kandungan minyak alpukat masih lebih rendah dibandingkan sawit.
Image “sebutir buah sejuta manfaat” sesaat lagi bakal disandang alpukat. Daging buah yang lezat berpadu dengan minyak biji yang dapat digunakan sebagai biodiesel. Kelak bisa saja mobil berbahan bakar minyak alpukat akan melintas dijalanan layaknya mobil biasa. Apakah mungkin? Jawabnya mungkin saja. Sebab hal itu sudah terjadi di Amerika Serikat sejak akhir 2004. Serombongan ekolog yang dipimpin Zak Zaidman melakukan melakukan perjalanan dari California ke Costarica berkendaraan bus berbahan bakar biodiesel alpukat. Bus keluaran sebuah pabrik di Amerika serikat tahun 1974 itu diisi dengan 130 liter minyak alpukat. Bus melintasi Guatemala, El Savador, Honduras, Nicaragua, dan terakhir Costarica dengan bahan bakar tersisa 55 liter. Hal itu karena kadar belarang dalam Persea americana kurang dari 15 ppm (kadar belerang solar umumnya 1500-4100 ppm) sehingga pembakaran berlangsung sempurna. Emisi CO dan CO2 bisa ditekan sehingga polusi udara pun bisa dikurangi.
Beragam penelitian mendukung penggunaan minyak alpukat sebagai biodiesel. The National Biodiesel Foundation (NBF), telah meneliti buah alpukat sebagai bahan bakar sejak 1994. Joe Jobe, executive director NBF, memaparkan bahwa alpukat mengandung lemak nabati yang tersusun dari senyawa alkyl ester. Bahan ester itu memiliki komposisi sama dengan bahan bakar diesel solar, bahkan lebih baik nilai cetane nya dibandingkan solar sehingga pantas bila gas buangannya pun lebih ramah lingkungan.
Indonesia sebagai negara agraris, kaya akan berbagai jenis tanaman. Alpukat hanyalah satu dari berbagai jenis tanaman tersebut. Masih banyak tanaman-tanaman lain yang berpotensi digunakan sebagai sumber biodiesel. Bahkan mungkin tanaman-tanaman tersebut ada di sekitar kita, tetapi kita tidak menyadari potensi yang dimilikinya. Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat menambah wawasan bagi teman-teman.
Sumber : Wikipedia, http://www.avocadosource.com, http://www.bppt.go.id

Saturday, March 31, 2012

Training In Campus


Simulation Process Training

Pelatihan Simulasi Proses ini  sangat bermanfaat bagi penggunanya khususnya teknik kimia. Karena dengan software ini,  user dapat dengan mudah membuat simulasi proses teknik kimia lengkap dengan perhitungannya. Dan hebatnya lagi software ini dapat menyelesaikan suatu kasus hanya dengan beberapa menit saja.
WOW.....
Acara yang diketuai oleh Nita cs  dari Departemen P3M yang berlangsung selama 2 hari tanggal 22-23 maret 2012 berjalan dengan sangat seru dan menarik. Acara yang diadakan di aula lantai 7 kampus qta tercinta ini tidak hanya dihadiri oleh mahasiswa teknik kimia STMI lho,,acara ini juga dihadiri oleh beberapa universitas di Jakarta dan Tangerang.
Acara ini dimentoring oleh Mas Darwis dari Komunitas Migas Indonesia yang pastinya sudah sangat handal dalam pengaplikasian software tersebut. Mas Darwis mengajarkan  peserta dengan sabar dan friendly sampai semua peserta mengerti semua yang Mas Darwis ajarkan...So,,,ga da tuch peserta yang malu bwat bertanya...

Pokoknya training ini sangat bermanfaat bgd d buat kamu” yg berkecimpung di jurusan teknik kimia. Jadii gga nyesel udah ikutan training ini.
GO GREEN,,GO CHEMICAL ENGINEERING







Sunday, January 29, 2012

Teknologi Membran

Teknologi membran telah menjadi topik hangat dalam beberapa tahun terakhir ini. Hal itu mungkin dipicu fakta bahwa pemisahan dengan membran memiliki banyak keunggulan yang tidak dimiliki metode-metode pemisahan lainnya. Keunggulan tersebut yaitu pemisahan dengan membran tidak membutuhkan zat kimia tambahan dan juga kebutuhan energinya sangat minimum. Membran dapat bertindak sebagai filter yang sangat spesifik. Hanya molekul-molekul dengan ukuran tertentu saja yang bisa melewati membran sedangkan sisanya akan tertahan di permukaan membran. Selain keunggulan-keunggulan yang telah disebutkan, teknologi membran ini sederhana, praktis, dan mudah dilakukan.

Definisi

Membrane separation yaitu suatu teknik pemisahan campuran 2 atau lebih komponen tanpa menggunakan panas. Komponen-komponen akan terpisah berdasarkan ukuran dan bentuknya, dengan bantuan tekanan dan selaput semi-permeable. Hasil pemisahan berupa retentate (bagian dari campuran yang tidak melewati membran) dan permeate (bagian dari campuran yang melewati membran).

Struktur Membran

Berdasarkan jenis pemisahan dan strukturnya, membran dapat dibagi menjadi 3 kategori:
Diagram Membran
Membran. Sweep (berupa cairan atau gas) digunakan untuk membawa permeate hasil pemisahan.
  • Porous membrane. Pemisahan berdasarkan atas ukuran partikel dari zat-zat yang akan dipisahkan. Hanya partikel dengan ukuran tertentu yang dapat melewati membran sedangkan sisanya akan tertahan. Berdasarkan klasifikasi dari IUPAC, pori dapat dikelompokkan menjadi macropores (>50nm), mesopores (2-50nm), dan micropores (<2nm). Porous membrane digunakan pada microfiltration dan ultrafiltration.
  • Non-porous membrane. Dapat digunakan untuk memisahkan molekul dengan ukuran yang sama, baik gas maupun cairan. Pada non-porous membrane, tidak terdapat pori seperti halnya porous membrane. Perpindahan molekul terjadi melalui mekanisme difusi. Jadi, molekul terlarut di dalam membran, baru kemudian berdifusi melewati membran tersebut.
  • Carrier membrane. Pada carriers membrane, perpindahan terjadi dengan bantuan carrier molecule yang mentransportasikan komponen yang diinginkan untuk melewati membran. Carrier molecule memiliki afinitas yang spesifik terhadap salah satu komponen sehingga pemisahan dengan selektifitas yang tinggi dapat dicapai.

Reverse Osmosis

Salah satu teknologi membran yang banyak digunakan saat ini yaitu reverse osmosis (RO). Proses ini merupakan kebalikan dari osmosis. Pada osmosis, pelarut berpindah dari daerah berkonsentrasi rendah (hipotonik) ke daerah berkonsentrasi tinggi (hipertonik) sehingga konsentrasi di kedua daerah menjadi berimbang. Proses ini terjadi secara alami sehingga tidak membutuhkan energi. Contoh osmosis yang terjadi di alam yaitu penyerapan air oleh akar tanaman. Berbeda dengan osmosis, RO terjadi dengan arah yang berlawanan yaitu dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah. Untuk melawan gradien konsentrasi, dibutuhkan energi eksternal berupa tekanan.

Keunggulan dan Aplikasi Reverse Osmosis

Menurut Ir. Teuku Zulkarnain, MT, kandidat doktor teknik lingkungan Institut Teknologi Bandung, Keunggulan RO yang paling superior dibandingkan metode-metode pemisahan lainnya yaitu kemampuan dalam memisahkan zat-zat dengan berat molekul rendah seperti garam anorganik atau molekul organik kecil seperti glukosa dan sukrosa. Keunggulan lain dari RO ini yaitu tidak membutuhkan zat kimia, dapat dioperasikan pada suhu kamar, dan adanya penghalang absolut terhadap aliran kontaminan, yaitu membran itu sendiri. Selain itu, ukuran penyaringannya yang mendekati pikometer, juga mampu memisahkan virus dan bakteri.
Teknologi RO cocok digunakan dalam pemurnian air minum dan air buangan. Di bidang industri, teknologi RO dapat digunakan untuk memurnikan air umpan boiler. Selain itu, Karena kemampuannya dalam memisahkan garam-garaman, teknologi reverse osmosis cocok digunakan dalam pengolahan air laut menjadi air tawar (desalinasi). Pengolahan ini terdiri dari beberapa tahap:
  • Pre-treatment untuk memisahkan padatan-padatan yang terbawa oleh umpan. Padatan-padatan tersebut jika terakumulasi pada permukaan membran dapat menimbulkan fouling. Pada tahap ini pH dijaga antara 5,5-5,8.
  • High pressure pump digunakan untuk memberi tekanan kepada umpan. Tekanan ini berfungsi sebagai driving force untuk melawan gradien konsentrasi. Umpan dipompa untuk melewati membran. Keluaran dari membran masih sangat korosif sehingga perlu diremineralisasi dengan cara ditambahkan kapur atau CO2. Penambahan kapur ini juga bertujuan menjaga pH pada kisaran 6,8-8,1 untuk memenuhi spesifikasi air minum.
  • Disinfection dilakukan dengan menggunakan radiasi sinar UV ataupun dengan cara klorinasi. Sebenarnya, penggunaan RO untuk desalinasi sudah cukup jitu untuk memisahkan virus dan bakteri yang terdapat dalam air. Namun, untuk memastikan air benar-benar aman (bebas virus dan bakteri), disinfection tetap dilakukan.
Sea Water Desalination

Selain untuk desalinasi, RO juga digunakan dalam dialisis untuk proses cuci darah penderita penyakit ginjal. Ginjal berfungsi sebagai penyaring darah terhadap pengotor-pengotor hasil metabolisme tubuh seperti urea, yang kemudian dikeluarkan melalui urin. Mesin dialisis berfungsi sebagai “ginjal” tersebut. Darah dikeluarkan dari tubuh menuju mesin dialisis yang di dalamnya terdapat membran. Darah yang telah melewati membran dikembalikan lagi ke dalam tubuh.
Teknologi membran berkembang dengan sangat pesat. Dewasa ini, banyak membran dapat dioperasikan pada tekanan rendah sehingga memungkinkan dioprerasikan di rumah tinggal, tempat pengungsian, bahkan dapat digerakkan dengan genset berskala kecil. Selain itu, kemajuan dalam bidang material membran juga memungkinkan proses pemisahan menggunakan membran dapat dilakukan dengan lebih ekonomis.
Sumber: KOMPAS, Wikipedia

Thursday, January 26, 2012

The New Agent of IMTEK



WOW....satu lagi dari IMTEK...
Ini dia POTATO ( Principle of Train and Application of Organitation)
Acara yang paling ditunggu tunggu seantero  anak teknik kimia STMI..
Acara yang dinaungi oleh Ikhsan dan kawan kawan dari Department PSDM yang diselenggrakan di daerah Puncak tepatnya Desa Cimacan terbilang sukses lho...


Acara yang digelar 3 hari 2 malam ini tepatnya tanggal 6, 7, 8 januari 2012 menyita perhatian anak-anak IMTEK dari berbagai angkatan...mulai dari adek-adek 2011, ampe kaka kaka kite yang udah pada alumni...dahsyat kan...huuu...,,,

Acara POTATO ini bertujuan agar seluruh mahasiswa TKI mengenal dan tau lebih dalam apa sih IMTEK dan Teknik Kimia,,syapa aja yang ada didalamnya,,,dan masih buannnyak lagi ,,,

Para peserta yang terdiri dari angkatan 2011 khususnya,,,dan teman teman dari 2009 dan 2010 digembleng mental dan intelektual mereka ,,,,IMTEK dapat menjadi wadah bagi mereka untuk menyampaikan inspirasi dan aspirasi mereka dalam mengembangkan dan mengedepankan teknik kimia STMI di mata dunia....prok...prok....

Dalam acara POTATO ini sudah dapat terlihat bakat bakat yang mereka miliki,,,khusunya bakat kepemimpinan yang dapat menjadi bakal calon pengurus imtek.,,,agar IMTEK lebih maju,,,,go IMTEK...


So,,,mau tau keseruan acaranya,,,,
This is It...check it out NOW...











Kayaknya POTATO kurang lengkapkalo gak ngasih award nie,,,semua peserta POTATO II 2012 adalah peserta terbaik,,,tapi kami harus memilih dua peserta terbaik diantara peserta terbaik  dan ini dia peserta terbaik POTATO II kali ini…
mereka adalah………………….
Maulana Dwi Ardiyansah (KA02) dan
Ester Wijaya (KA01)
    Yyeeiiyyyy…
selamet yaa bwat kalian berdua^^
Dan ini sedikit tanggapan mereka mengenai POTATO II ,,,

Maul:
  • Kesan   : Tidurnya sebentar bnged. Dah gitu pas malem pertma kebagian tidurnya didepan pintu jadi kaget pas dibangunin. Malam kedua dingin banget soalnya  tdurnya gga pake alas. Saya seneng juga bisa kenal ma pak gatot (kajur kita) ternyata dia luchu
  • Kritik     : saya agak kecewa outbond dan api unggun tidak terlaksana
  • Saran  : Untuk jadwal acaranya tolong dipertegas. Saat acara ya acara,disaat istirahat ya istirahat. Untuk makanan kalau bisa lauknya ditambah  yaa(biasa saya qalo mkan lauk banyak)hhheheehhe^^
  • Panitia terbaik : Semua panitia bekerja dengan baik. Jadi menurut saya semua merupakan panitia terbaik.

Ester :
  • Kesan : Seru banged. Walaupun malem” diomelin,suruh bangun tapi berkesan bangd. Gga salah d namanya makrab(malam keakraban) soalnya selama 3 hari itu jadi tambah tau sifat masing” #aassaaaaddappppp
  • Kritik : Sekamar penuh bnged jadi dempet”an. Terus kamar mandinya buat pesrta z,jadi lama nunggunya. Api unggun jga gga jadi kenapa yaa??
  • Saran : untuk tahun depan,jika mau mengadakan makrab diusahain 2 bulan sebelumnya jdi bisa ngumpulin duit dlu trus persiapannya jdi gga dadakan.
  • Panitia : Semuanya berkesan. Soalnya panitia kan pilihan.

Selamet ya buat  kalian semua yang sudah resmi menjadi anggota IMTEK ....
Semoga IMTEK makin maju and sukses..
Amiieenn^^

Monday, January 16, 2012

Bioetanol Generasi Kedua

Bahan yang Mengandung Lignoselulosa
Indonesia sebagai negara yang memiliki beragam kekayaan alam terbarukan sangat berpotensi menghasilkan bioenergi. Namun, dalam pengembangannya, bahan bakar hayati yang dihasilkan menggunakan banyak biomassa yang dapat digunakan sebagai bahan pangan. Bioetanol, misalnya, masih dibuat dari bahan berpati dan bergula yang merupakan bahan pangan. Hal ini akan berdampak buruk bagi penyediaan pangan. Jika BBN terus menerus dibuat dari bahan pangan, akan terjadi persaingan frontal antara penyediaan pangan dan energi.
Untuk menghindari persaingan tersebut, telah dikembangkan teknologi Bahan Bakar Nabati (BBN) generasi kedua. Teknologi BBN generasi kedua adalah teknologi yang mampu memproduksi BBN, seperti biodiesel atau bioetanol, dari bahan lignoselulosa. Jika kita membudidayakan tanaman apapun, termasuk tanaman pangan (untuk menghasilkan gula, pati, minyak-lemak, dan sebagainya), bahan yang diproduksi terbesar oleh tanaman adalah lignoselulosa. Jika hasil-hasil pertanian dan perkebunan dipanen, bahan lignoselulosa akan tertinggal sebagai limbah pertanian atau sisa penggunaan tanaman dan biasanya kurang termanfaatkan. Hal ini menyebabkan lignoselulosa berpotensi digunakan sebagai bahan mentah produksi BBN.
Lignoselulosa mengandung tiga komponen penyusun utama, yaitu selulosa (30-50%-berat), hemiselulosa (15-35%-berat), dan lignin (13-30%-berat). Salah satu BBN yang dapat dihasilkan dari lignoselulosa adalah bioetanol generasi kedua. Proses konversi lignoselulosa menjadi bioetanol terjadi melalui tiga tahap dasar, yaitu:
1. Pengolahan awal atau delignifikasi, agar selulosa dapat dicapai oleh enzim selulase dan air,
2. Hidrolisis dengan enzim khusus, dan
3. Fermentasi menjadi etanol.
Skema ideal pemanfaatan bahan lignoselulosa untuk memproduksi bioetanol
Skema ideal pemanfaatan bahan lignoselulosa untuk memproduksi bioetanol


Selulosa dapat dihidrolisis menjadi glukosa dengan bantuan enzim selulase atau, tetapi umumnya tak dipilih, dengan bantuan asam. Hemiselulosa dapat dihidrolisis menjadi pentosa (terutama xilosa) dan heksosa (minor) dengan bantuan asam encer atau enzim hemiselulase.
Glukosa dan heksosa lain dapat difermentasi menjadi etanol oleh ragi Saccharomyces cerevisiae dengan reaksi :
C6H12O6 –>2 C2H5OH + 2 CO2
Xilosa dan pentosa lain dapat difermentasi menjadi etanol oleh ragi yang sesuai (seperti Pichia stipitis) dengan mekanisme reaksi :
3 C5H10O5 –> 5 C2H5OH + 5 CO2
atau dikonversi menjadi produk lain (xilitol, furfural, dan lain-lain).
Skema lain pemanfaatan bahan lignoselulosa untuk memproduksi bioetanol
Skema lain pemanfaatan bahan lignoselulosa untuk memproduksi bioetanol
Teknologi bioetanol generasi kedua sedang intensif dikembangkan, terutama oleh Amerika Serikat. Pabrik-pabrik demonstrasi juga sudah dan sedang didirikan di berbagai lokasi di Amerika Utara (antara lain oleh Celunol Corp dengan kapasitas 200 ribu m3/tahun di Louisiana).
Pabrik BBN (generasi kedua) ini tak mungkin berskala amat besar (seperti kilang minyak bumi) karena akan terkendala biaya pengumpulan bahan mentah. Namun, kombinasi kedahsyatan biodiversitas, ketersediaan lahan dan juga tenaga kerja membuat Indonesia berpotensi menjadi salah satu sentra produksi BBN dunia.

Thursday, January 12, 2012

Pengenalan Software Hysys


HYSYS adalah program yang dirancang untuk mensimulasikan proses di dalam suatu pabrik. Dengan menggunakan program ini, perhitungan-perhitungan untuk mendesain suatu proses yang rumit (karena melibatkan banyak rumus) dan memerlukan waktu yang lama bila dikerjakan secara manual (by hand) dapat dengan cepat dilakukan.



HYSYS sendiri adalah singkatan dari Hyphothetical System (sistem hipotesa). Simulasi proses artinya membuat suatu proses produksi suatu bahan ke dalam diagram alir proses (Process Flow Diagram) dan menghitung neraca massa dan neraca panas/energi pada masing-masing peralatan yang digunakan. HYSYS dapat digunakan untuk merancang beberapa peralatan pada pabrik yang baru atau akan didirikan (sizing) atau mengevaluasi kinerja suatu peralatan pada pabrik yang sudah ada (rating). HSYSY memiliki kelebihan daripada program-program simulasi proses lainnya. Program ini bersifat interaktif karena langsung memberitahukan input apa yang kurang pada saat penggunanya mendesain suatu proses dan juga langsung memberitahukan apabila ada kesalahan yang terjadi. Dengan demikian program ini dapat dikatakan user friendly atau mudah digunakan.
You can download this book:
HYSYS : An Introduction to Chemical Engineering Simulation
Content
Chapter 1. Starting With Hysys
Chapter 2. Equations of States
Chapter 3. Pump
Chapter 4. Compressor
Chapter 5. Expander
Chapter 6. Heat Exchanger
Chapter 7. Flash Separator
Chapter 8. Conversion Reaction
Chapter 9. Equilibrium Reaction
Chapter 10. CSTR
Chapter 11. Absorber
Chapter 12. Separation Columns
Chapter 13. Examples

LINK HYSYS

Tuesday, January 3, 2012

Trik Download Premium Tanpa Akun di 4shared, Rapidshare, Hotfile, MegaUpload, dll

tips and trick untuk mengambil file (download) dari:
- Rapidshare
- Megaupload
- 4shared
- 2shared
- Hotfile
- Uploading
- dll (ada sekitar 75 plugin)
tanpa menggunakan account premium dengan kecepatan maksimal (16 mirror IDM) dan bisa resume. Teknik yang kita pakai lazim disebut leech, dan perangkatnya disebut Leecher. Leecher sendiri sebenernya adalah sebuah script php yang digunakan untuk bypassing ke hosting / server lain sehingga kita yang tidak mempunyai account premium akan bisa mengambil file dari file-server hosting serasa premium (dengan kecepatan maksimal) dan -tentu saja- bisa resume. Sebelum saya mulai membagikan daftar server leecher, ada baiknya saya jelasin dulu beberapa hal:

1. Apa Itu Leech?
Leech merupakan semacam aplikasi script php yang digunakan untuk melakukan bypass dari file hosting / server hosting (semacam rapidshare, dll) ke hosting atau server lain yang kita gunakan dimana sudah tersimpe script leech didalamnya. Selain itu, Leech telah dipasang dengan banyak Plugin, sehingga mampu mentransload file2 dr banyak filehosting seperti Rapidshare, Megaupload, Hotfile, dll

2. Prinsip kerja Leech
seperti pada bahasan sebelumnya, prinsip kerja leech adalah untuk bypasing atau lebih tepatnya memindahkan dulu file dari filehosting ke server / web hosting yang sudah dipasangi script leech, sehingga kita bisa mendownload file dari file hosting tanpa menggunakan account premium. untuk skemanya kurang lebih sebagai berikut:

sumber gambar

seperti pada skema diatas, pada saat kita meng-transload (istilah untuk script leech, semacam perintah untuk mengambil file sesuai dengan link yang kita masukkan). file tersebut akan diambil oleh hosting / server untuk kemudian disimpan didalam server atau hosting yang sudah ditanamkan script leecher, untuk kemudian baru kita mendownload dari server / hosting leech kedalam pc kita tanpa premium account.

lalu timbul pertanyaan, "kalau sama-sama tidak menggunakan account premium, kenapa tidak langsung saja mendownload file tersebut ke pc kita tanpa menggunakan leecher". Pertanyaan ini sudah tentu tidak salah, namun, karena kecepatan koneksi yangg dimiliki PC kita sudah tentu akan sangat terasa bedanya antara mendownload file dengan premium, dan tanpa premium. saya akan mencoba bertanya kembali kepada kalian, pada saat mendownload file tersebut tanpa premium, berapa maksimal yang anda bisa dapatkan, sudah barang tentu hasilnya akan sangat lama (tidak lebih dari 20 kbps) dan maksimal cuma 1 mirror (kalau menggunakan IDM). Nah dengan menggunakan sistem transload rapidleech, anda bisa mendownload file tersebut dengan kecepatan maksimal (saya menggunakan speedy yang murah meriah tapi bisa mendapatkan 130kbps) dan maksimal mirror (16 mirror menggunakan IDM). Dan tentu saja bisa resume karena pada dasarnya kita tidak mendownload langsung dari file hosting (rapidshare dkk) melainkan kita mendownload dari file yg disimpan dari server / hosting leech.

Lalu timbul lagi pertanyaan "jadi apakah kita harus menunggu server / hosting leech tersebut untuk mendownload file tersebut dari file hosting, untuk kemudian kita download kembali?" jawabannya tentu saja iya. tapi saya tekankan disini, bahwa ada perbedaan besar antara kita yg menggunakan koneksi PC dengan segala keterbatasan, dengan koneksi yg digunakan server / hosting dengan segala kelebihan. saya sering kali melihat bahwa server / hosting script leech tersebut, mendownload file dari file hosting dengan kecepatan rata2 2-4Mbps (2000kbps - 4000kbps) tergantung dari server / hosting yg digunakan untuk menjalankan script leech. dengan kecepatan seperti itu, tentunya kita tidak akan menunggu terlalu lama dari file hosting ke server / hosting leech tersebut. baru selanjutnya kita mendownload file tersebut dari server / hosting leech ke pc kita dengan kecepatan maksimum (tergantung koneksi kita) dan mirror yg maksimum (16 mirror kalau menggunakan IDM).

note : pada beberapa server / hosting leech, ada pemilik server / hosting tersebut yg berbaik hati memberikan account premium walaupun kita tidak mengetahui account dan passwordnya, namun akan ada notifikasi mengenai premium found / not found. namu jangan khawatir, kita tetap bisa mendownload tanpa premium account.


3. Cara Penggunaan Leech
sebelumnya, tampilan dari script leech, garis besarnya akan seperti ini


cara penggunaan yg sangat mudah dan user friendly membuat kita akan semakin ketagihan untuk mendownload tanpa premium, yg harus dilakukan adalah:

1. siapkan file yg akan kita download.
contoh : saya mengambil file rapidshare. Filenya:
http://rapidshare.com/files/39570794....Gaza_LKKR.rar.
cukup copy link file tersebut, lalu masukkan di script leech

paste dengan lengkap file yg akan kita ambil, lalu klik transload.

setelah kita klik transload, akan ada pemberitahuan, bahwa server / hosting script sedang mencoba mengambil file tersebut dari file hosting aslinya


note : pada beberapa server / hosting, akan muncul sebuah popup (window web browser baru) dan kita diharuskan untuk mengklik salah satu dari ads tersebut. klik aja salah satu, lalu minimaze (jangan close), baru kita kembali ke page leech kita (biasanya hitungan mundur sampai 10 detik) baru kita klik transload lagi. tidak semua akan ada ads. biasanya setelah kita klik transload, server / hosting langsung mengambil tanpa adanya popup terlebih dahulu.

setelah selesai mencoba mengambil, kalau berhasil akan ada page yg menerangkan bahwa server / hosting leech sedang mendownload dari file hosting aslinya

seperti yg terlihat pada gambar, kecepatan server mendownload berkisar antara 1000 Kb/s (1 Mb/s)

setelah selesai (100%) kira2 akan muncul halaman ini :

seperti yg terlihat pada gambar, bahwa server / hosting leech berhasil mendownload file tersebut (100%). kurang lebih 30Mb selesai dalam waktu 1 menit. kemudian kita klik nama file yg ada disana (file yg kita ingin download), klik dan download seperti biasa. setelah saya klik, saya mendapati seperti ini:

seperti terlihat pada gambar, saya bisa mendownload dengan kecepatan maksimum dan banyak mirror tanpa menggunakan rapidshare premium.

4. List Server/Hosting Leech (UPDATE @ 26 Juli 2011)


  1. http://xleech.us/
  2. http://tom.x-files.lv/R/
  3. http://www.degitalinfo.com/uchm/
  4. http://downloadspremium.com/
  5. http://rapidleech2010.cz.cc/
  6. http://www.rapid115.com/index.php
  7. Load4.com
  8. debrimax.Com
  9. Premium Leecher
  10. Leech Factory
  11. RapidRAR
  12. TigerLeech
  13. Dowwi: Lets Download for Free!
  14. RAPIDLEECH: DOMINIO RD
  15. Pyroleech.com - Free Premium Link Generator
  16. LeechPro - A Free Premium Link Generator
  17. MyFreeLeech (ini PALING MANTAP)
  18. DGratis